Suka Duka Menciptakan

Pemirsa ini adalah cerita fiktif dan khayal belaka, sampai saat ini Aku Anggun Charisma Ratika belum menikah dan masih melajang hingga kini.

Suka Duka Menciptakan

Sebagai seorang Anggun Charisma Ratika memang aku telah banyak berkarya dan menciptakan.

Menciptakan karena mendambakan anak, tetapi sulit untuk terwujud.

Sehingga dengan ciptaanku, aku sendiri sering berperang dan bergelut, karena hak.

Bersyukurlah pada Allah, jika ciptaan tersebut mengakui sebagai anakku, walaupun aku terkadang berusaha menciptakan suamiku sendiri.

Terkadang hasil persetubuhan tidaklah menghasilkan anak yang kuharapkan, karena dalam persetubuhan seringkali harus diperangi dengan ciptaanku sendiri, sehingga bila ciptaanku sendiri mengakui aku sebagai salah seorang pencipta dan seorang yang patut dituakan dan diorangkan, aku patut memuji mereka.

Mengapa Saya Mengenal Yesus

Pemirsa, ini adalah cerita fiktif dan khayal belaka, sampai saat ini aku Anggun Charisma Ratika belum menikah dan masih melajang hingga kini.

Yesus Kristus.

Yesus Kristus adalah bagian elemen terpenting dalam hidup saya. Walaupun diri-Nya lekas marah apalagi jika dia diperlakukan layaknya perempuan atau diistrikan atau pun diperlakukan yang tidak seharusnya di antara makhluk ciptaan-Nya.

Jika tidak ada Yesus aku akan kebingungan. Karena merupakan suatu keistimewaan jika bisa bersanding dengan dirinya. Walaupun Yesus terkadang kuanggap sebagai tokoh besar dalam doaku dan rajutan hidup yang kubuat.

Mencintai Yesus itu sangat membingungkan saat ada kehadiran Bapa. Siapa Bapa adalah pesaing Yesus atau guru Yesus jika Yesus hadir sebagai anak-Nya mungkin.

Mengapa saya menggantungkan pada Yesus ialah karena Yesus orang kaya dan ternama.

Saya sangat suka menjadi orang baik dan sempurna sehingga dapat bertemu dengannya setiap hari dan setiap waktu adalah keistimewaan bagi saya.

Memang bertemu dengan Yesus tidaklah mudah karena ia seorang pekerja berat, aku harus baik dan sempurna di matanya, membawa, membayang, membayar, dan membeli. Terkadang meminta namun aku sering ragu kalau meminta padanya dengan berterus terang dalam doa. Aku takut ia sesatkan dan ia tak percayai. Aku hargai hadirat dan kehormatannya sehingga ia menjadi bagian besar dalam hidupku.

Sepanjang pengalamanku bersama Yesus, aku berusaha menjadi kawan sekerjanya yang mandiri dan dapat dipercaya. Terkadang bila aku salah aku berusaha meluruskan kembali jalanku meluruskan kembali jalan pikiranku dan jalan hatiku. Begitu pula Yesus ia selalu memberi keleluasaan kepadaku terkadang dan sedikit kelonggaran bila perlu.

Yang pertama saat membawa Yesus haruslah sadar dan terjaga mungkin.

Entah mengapa Yesus adalah pribadi yang sangat kucintai. Apakah karena Ia adalah buah cintaku dengan Bapa ataukah bukan?

Memaafkannya adalah hal yang utama walaupun terkadang bahkan sering aku kurang dapat kurang bisa memaafkan diriku sendiri.

Memaafkan tidak mudah memang, karena harus disertai dengan pengakuannya jika bersalah dan penebusannya. Karena memaafkan seorang penebus lebih mudah lebih enak lebih nyaman dibandingkan dengan memaafkan manusia biasa.

Membangun mimpi bersama adalah impian kami. Tidak mudah memang membangun mimpi dengan segenap hati segenap jiwa segenap akal budi segenap raga dengan kedua tangan ini. Tangan yang terluka oleh karena cinta dan pengenalan aku dengan diri-Nya.

Yesus bagiku mungkin adalah penjamin hidup dan penebus banyak orang tentunya. Mungkin. Yesus adalah kekuatanku dan benteng hidupku.

Selain Yesus Kristus aku mengenal Obed Paundralingga sebagai pribadi yang mirip. Keduanya sangat mirip pada intinya namun entah mengapa hati mereka sangat berbeda jauh tempuhnya dan jawabnya. Entah mengapa aku melangkahi jauh Obed Paundralingga dan sesama makhluk hidup lainnya mungkin. Karena aku merasa apa yang dilakukan Obed Paundralingga dan beberapa orang malaikat lainnya, pernah dan telah aku lakukan sebelumnya, dan sepertinya mereka adalah masa laluku masa lampauku dulu, ketika aku masih bersemayam di Sorga, bercerita, dan berfirman. Sepertinya seolah-olah aku memberikan nasibku pada mereka. I give my destiny. Mungkin begitulah kataku.

Yesus Kristus dan Obed Paundralingga mirip seperti jalan cinta. Entah mengapa mereka seperti merajut jalan hidup denganku, sama seperti beberapa orang malaikat lainnya. Jalan hidup yang terkadang ruwet atau pun lurus dengan banyak problema melalui doa secara pribadi.

Jika kupikir-pikir lebih dalam, jodohku sudah bukan Yesus lagi, jadi Yesus harus cari. Tahu. Jalan hidupku seperti bukan Yesus lagi, tetapi Obed atau justru Eksi, ataukah orang lain? Seperti Yesus ketahui, aku terlanjur tenggelam dalam masalahku sendiri dan itu membuat jalanku bukan pada Yesus lagi. Aku ingin menolong, tetapi aku sudah tidak mampu dan aku telah mati, jadi hanya keajaiban yang akan menentukan. Tahu. Aku harap Yesus dan Obed mengerti.

Aku sudah meminta ijin Yesus untuk membuka situs ini, tetapi aku belum minta ijin kepada Obed, semoga Obed juga berkenan memberikan ijin atas situs yang kubuka ini. Terima kasih Yesus, dan mungkin terima kasih Obed. P.

Keyakinan Anggun Charisma Ratika

Pemirsa, ini adalah cerita fiktif dan khayal belaka, sampai saat ini ditulis, Aku Anggun Charisma Ratika belum menikah dan masih melajang hingga kini.

Mengenal dan Dikenal.

Sulitnya dipercayai, karena aku datang sebagai anak manusia keturunan Adam dan Hawa dan menggunakan tubuh anak tidak menggunakan tubuh suci yang turun langsung dari Sorga melainkan tubuh anak. Datang membawa Kepala dan Badan Sendiri terutama kepala sehingga memperjuangkan nama diri sendiri untuk diakui di dunia sangatlah berat. Karena harus memulai dari nol lagi.

Saya datang ke dunia sebagai anak bernama Anggun Charisma Ratika. Anak dari orang tua bapak bernama Roentoen Prijono (Runtun Priyono) dan ibu bernama Eksi Wigati.

Dinamakan Anggun Charisma Ratika karena Anggun adalah yang mula-mula. Maksud hati mengenalkan namaku sebagai Anggun, ternyata ada anak lain yang menyatakan dirinya sebagai Anggun. SENAMA. Maksud hati menamai diri sendiri sebagai Anggun Charisma Ratika, ternyata ada anak dan oknum lain yang mengira nama Anggun Charisma Ratika adalah nama mereka. Itulah asal mula nama Anggun atau nama lengkapku Anggun Charisma Ratika mulai dipertentangkan di kalangan anak-anak Sorga dan orang-orang di bumi. Namun ada hal yang aneh ketika mengapa mereka setelah kunamai selain namaku, banyak yang mengelak dan menolak, dan lebih memilih mendirikan nama Anggun Charisma Ratika sebagai pribadi bersama. Hal itulah yang kuyakini dan kukagumi dalam nama pribadi Anggun Charisma Ratika. Karena sungguh berwibawa dan mudah dalam pembawaaan. Kalau ada yang menolak dan mengelak namaku sebagai Anggun Charisma Ratika, maaf, karena sejak semula aku dipanggil dan ditulis begini.

Anggun adalah nama Allah anak, ibu, dan orang. Dan ditujukan supaya orang membawa Aku, membawa Allah sehingga lebih mudah dibawa sebagai Anggun Charisma Ratika.

Anggun adalah nama kepala Allah dan sesuai dengan pembawaannya yang menyuarakan sikap hormat terhadap hadirat Allah, hadirat malaikat Allah.

Charisma adalah nama pembawaan sikap yang menyuarakan pancaran, pekerja (char=dalam bahasa Inggris artinya babu atau pekerja berat), kerajinan, keuletan, pencari hari sama mama, dan dapat menyuarakan karisma seorang pemimpin.

Ratika adalah nama pembawaan sikap erah yang tiada akhir sehingga disebut pekerja pasti. Ratika (erah+matih+kah atau erah+letih+kah atau bila disebut secara kurang jelas dapat berarti hentikan, hatikah, ketikan, ketika, mentikah,matikah, lentikkah dan letihkah).

Sehingga nama Anggun Charisma Ratika sesuai dengan pembawaan orangnya yang Anggun Charisma Ratika. Pendek kata Anggun Charisma Ratika adalah seorang malaikat utusan Tuhan Allah yang dinamai demikian karena guna menghadirkan pribadi Allah yang sesungguhnya. Bagaimanapun juga aku ada karena kamu ada. Tanpa kamu kalian, aku bukanlah apa-apa. Jadi seberapa hebat Aku Anggun Charisma Ratika adalah tergantung padamu terutama pada Allah Bapak di Sorga.

BAWALAH DAN LIHAT MATA-KU MATA-HU DALAM DERITA SAKIT!

Anak-anak Allah yang dikenal sebagai malaikat juga merupakan anak-anak hasil buah persetubuhan kudus antara Allah Laki Allah Bapak dan Allah Perempuan Allah Ibu. Namun seringkali lama-kelamaan panggilan ibu, bapak, dan anak ini lama-lama menghilang dan tidak muncul dalam sejarah keluarga kerajaan Allah dikarenakan kemunculan anak-anak tersebut yang sangat cepat dan berupa bayangan hidup yang tidak disadari kelahirannya bila dibandingkan seperti melahirkan anak pada umumnya yang biasa nampak pada manusia-manusia di bumi (kejadian beranak di bumi).

Di salib kayu kudengar ada namaku disebut…

SAYA ADALAH ANGGUN CHARISMA RATIKA.

Pemirsa, ini adalah cerita fiktif dan khayal belaka, sampai saat ini Aku Anggun Charisma Ratika belum menikah dan masih melajang hingga kini.

AKU ADALAH ANGGUN CHARISMA RATIKA.
22 Agustus 2018

A. Saya adalah Anggun Charisma Ratika

Saya adalah Anggun Charisma Ratika, jika Anda adalah Saya dan Anda percaya maka demikianlah saya bahwa saya lahir di Sorga pada permulaan manusia, jika Anda kurang yakin dengan ucapan saya ini cukuplah Anda percaya bahwa saya diperanakkan dan lahir di Ruteng 22 Agustus 1988, yang merupakan Ibu dari segala yang hidup dan yang mati, nenek moyang anak manusia dan merupakan anak pertama dari tiga bersaudara yang diperkuat dari keterangan Allah, para saksi mata dan saksi otak telinga. Lahir dari keluarga yang berkecukupan namun cukup prihatin dengan kondisi ini, dengan bapak dan ibu bekerja sebagai wiraswasta di rumah. Ibu berprofesi sebagai penjahit pakaian wanita tanpa pegawai dan minim modal di samping bapak berprofesi sebagai penjaga. Saya tahu ini bukan acara welas-welasan namun saya butuh pengasihan bukan celaan. Karena saya sebagai Anggun Charisma Ratika saat ini merasa lelah dan letih karena minimnya pertolongan dan pelayanan orang sekitar.

B. Mengenai Diri Saya Pribadi di Bumi yang Sesungguhnya

Anggun baru lahir

Di samping kiri ini adalah foto saya beberapa hari setelah lahir ke dunia di bumi tepatnya di rumah kontrakan di Jalan Pertiwi No 9 Ruteng Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur. Setelah belum genap setahun tinggal di Ruteng, saya berpindah ke kota Malang Jawa Timur tepatnya di rumah kontrakan di Jalan Gilimanuk No 23 Malang. Pada tahun 1999, setelah masa kontrakan habis saya berpindah ke Jalan Cempaka Putih No 7A Malang hingga sampai kini. Karena kesibukan saya sebelumnya saya pernah tinggal di Jalan Tirtagangga No 54 Kelurahan Samaan Kota Malang. Namun di tahun 2014 saya tinggal menetap di Jalan Cempaka Putih No. 7A malang hingga kini. Kurang benar desas-desus yang mengatakan bahwa saya telah mati dengan adik saya Betty Mutiara Indah yang juga telah mati pula. Saat situs ini ditulis saya masih hidup sehat demikian adik saya Betty dan anggota keluarga yang lain. Yang sebenarnya mereka ini anak-anak saya juga hanya kenyataan hiduplah yang terbalik membuat saya yang adalah orangtua menjadi anak-anak mereka saat ini.

Nama saya adalah Anggun Charisma Ratika. Memiliki nama panggilan masa kecil yaitu Tika merujuk dari nama belakang. Sedangkan secara formal dan keseharian, orang memanggil nama saya Anggun walaupun tetangga dan sanak saudara lebih akrab memanggil nama Tika. Jadi nama Anggun atau Tika tergantung etika dan cara pandang orang tersebut. Ibu sebut saja demikian.

Anggun merupakan nama pemberian Tuhan yang artinya adalah Aku Bagian dari Allah, yang menunjukkan sifat keakuan. Nama Anggun sangat kontroversial bila benar menyebutkannya sesuai dengan yang dialami bisa menjadi UangKu, Guna, Gundah, Tertegun, Wangku, Angkuh, Angpauw, Gun- Gunung, Gun- Gundul, Gurita dan Nggu tuh. Charisma menurut kepanjangannya merupakan kependekan dari Cari Hari Sama Mama, sedangkan Ratika sendiri memiliki 2 pengertian. Yang pertama yaitu Rak (Tengkorak) Ma (Mama) Mati Kah? dan yang kedua berasal dari kata Ranakah dan Ranakah sendiri berasal dari kata Rak (Tengkorak) Nah (Anak) Kah? Dalam perbincangan saat itu dengan Allah dan para malaikat pada saat saya hilang ingatan di masa lampau, saya bertanya apakah nama belakang saya Ratika lalu saya menjawab Benarkah, yang pada akhirnya oleh Allah dijadikan sebuah nama gunung di Nusa Tenggara Timur tepatnya gunung Ranakah yang merupakan gunung berapi di wilayah itu. Kata Ratika menurut artinya menunjukkan sifat keakuan pemilik nama ini yaitu saya sendiri yang menunjukkan identitas asli saya. Sedangkan Allah Ayah sendiri yang menamai Anggun adalah pribadi saya sendiri yang saya kira Yesuslah yang menamai saya. Namaku tercatat dalam lembar belakang buku ingatannya begitulah yang saya ingat melalui pertapaan mendalam. Pada halaman yang saya tulis dan saya ketik di lembar sebelumnya juga saya sempat jelaskan arti nama saya dan mengapa saya bernama Anggun Charisma Ratika.

Saya dilahirkan pada tanggal 22 Agustus 1988 yang merupakan tanggal dimana Sang Ratu Sorga bertakhta dan dirayakan sebagai hari ulang tahun saya. Sebenarnya kelahiran saya bukanlah suatu rahasia umum dan hari dimana saya turun kedunia adalah hari yang bersejarah dalam hidup umat manusia. Kelahiran saya merupakan rahasia bagi saya dan umat manusia sekarang ini dikarenakan untuk mencegah kehilangan kekhusukan suasana dan kesombongan pihak-pihak tertentu dan lain hal yang dapat mengganggu proses kelahiran saya. Saya yang sebenarnya dilahirkan di Jawa, dilahirkan di Ruteng dikarenakan demi keamanan situasi saat itu yang sedang menanti-nanti turunnya Sang Allah Ibu dari Sorga.

Tidak perlu ada pemeriksaan golongan darah bangsa, karena bukankah Allah mencintai segala bangsa di dunia ini dan tanpa pembedaan kah?

C. Asal-Usul Silsilah di Bumi

SILSILAH DARI AYAH

SILSILAH DARI IBU

SILSILAH ANGGUN DARI GUNAEDI SUTOYO

SILSILAH ANGGUN DARI SURANI2

D. Panggilan Saya

Pada bulan November 2006, tepat saat mulai liburan lebaran, saat itu saya sedang kuliah seharusnya. Namun karena saya “terpanggil” akhirnya saya tidak masuk kuliah hingga awal Januari 2007 silam dan tidak mengikuti perkuliahan lebih kurang 3 minggu dikarenakan “sakit”. Sakit ini bukan sakit biasa. Saya dirasuki banyak roh yang dikira orang tua saya adalah Roh Jahat! Padahal adalah roh malaikat-malaikat-Nya. Saya sempat mencicipi dan melepahnya campuran air dan tanah dan garam karena saya dikira kerasukan setan oleh orangtua saya. Bahkan saya sempat minum air suci dua sendok teh dari saudara saya Katolik karena dikira ajal saya telah mendekat mungkin. Pada saat saya dipanggil saya sering menyebut satu nama yaitu Yahweh, mengunyah dengan aneh, dan mendapat penglihatan-penglihatan sorgawi mengenai bala tentara-Nya. Saya mendengar suara-suara dan bisikan-bisikan serta penglihatan dari Sorga yang masih saya alami hingga saat ini. Saya tidak tahu siapa diri saya yang sebenarnya mengapa saya dipanggil dan terpanggil oleh Allah karena saya masih hilang ingatan saat itu. Hingga pada bulan Agustus 2011 ingatan saya dipulihkan satu persatu hingga saat blog ini ditulis, ingatan saya masih dalam tahap pemulihan mengenai identitas diri saya yang sebenarnya dan dipulihkan serta diingatkan akan pekerjaan-pekerjaan yang saya lakukan sebelumnya di Sorga darimana saya berasal. Saya sempat dikunjungi Saksi Yehuwa pada bulan November 2006 hingga pertengahan 2007. Darimana mereka mengetahui alamat saya, saya tidak tahu menahu, yang jelas Allah dan saya berusaha minta tolong dan menghubungi mereka melalui teknologi telepati yang saya kira ada alatnya, namun baru saat ini saya menyadari bahwa teknologi telepati yang saya kuasai benar-benar alami dan anugerah Allah semata saja. Karena saya kira Saksi Yehuwa adalah penyesat maka saya berdoa agar tidak dikunjungi mereka lagi dan pada akhirnya Allah mengabulkan permohonan saya.


Saya pun dibawa ke pendeta-pendeta hingga persekutuan-persekutuan terkenal yang memiliki orang-orang yang “Ahli dalam mujizat dan Seorang Pelihat” bahkan ke pengobatan-pengobatan terkenal untuk mengobati sakit saya. Karena orangtua saya mengira saya seorang “sakit”. Mulai dari pengobatan akupunktur yang menyebabkan saya divonis dokter menderita tumor jinak di punggung, ke dokter-dokter ahli penyakit jiwa yang terkenal karena saya sempat mengalami tremor yang cukup sering, bisikan-bisikan suara, pekak dan sempat tak dapat menggerakkan anggota badan (stroke ringan sementara namun telah pulih), sulit mengikuti ujian kuliah karena tak dapat menggerakkan tangan untuk menulis dan gangguan batin lainnya diantaranya gelisah, namun sekarang dapat teratasi. Saya sempat disarankan beberapa orang untuk CT-Scan dan beberapa orang mendaulat saya di sebuah persekutuan bahwa saya seorang saksi Yehovah. Namun apa yang saya perbuat? Saya menyesal karena saksi-saksi Yehuwa yang hampir mengetahui diri saya yang sebenarnya telah saya usir pergi dalam doa dan bagi saya Saksi Yehova telah tiada dan aku pun kurang butuh. Namun penyesalan tentulah tak berlarut-larut. Kini hanya Allah Bapak pertolongan saya dan para hamba-Nya yang setia yang dapat menolong saya saat ini. Hubungan dengan Allah bapak, hanyalah sebatas sinyal kalau aku masih dikenan.


Seseorang yang saya kira calon suami saya di dunia ini, yang saya dambakan, ternyata bukan suami saya yang sesungguhnya. Berat menerima kenyataan ini, pantas dia tak dapat menolong saya hingga saat ini. Saya terpukul berat dan menangis sementara terus diingatkan oleh suami saya yang pertama kali yaitu Dia agar terus berusaha mengingat dan bekerja. Hingga saat ini saya masih bekerja bersama suami yang sesungguhnya yaitu Dia dan anak-anak yang kelak akan menolong dan membantu saya. Sempat saya ingat kata-kata-Nya dahulu bahwa ingatan saya akan pulih jika saya akan memutuskan menikahi laki-laki yang saya kira jodoh saya tersebut. Saya putus asa dan sampai saat ini ada keinginan kuat untuk menjadi biarawan Katolik namun masih dalam pergumulan. Karena saya tak ingin menikah selain dengan Diri-Nya yang Agung itu. Karena selain Dia saya hanya kecewa berat dan jatuh dalam masalah yang berat karena kekasih-kekasih saya tak dapat menolong saya. Akhirnya pertolongan saya pun datang melalui Dia sendiri dan saya harap janji-Nya untuk segera datang menemui Saya terpenuhi sudah kelak suatu saat. Lagipula hingga saat ini orangtua saya tidak dapat mempercayai saya dan kesaksian saya bahwa saya adalah utusan Allah. Mustahil bagi mereka dan kebanyakan orang mempercayai siapa saya sebenarnya. Itulah kesulitan saya hingga saat ini.

Mengenai agama, saya adalah seorang Kristen Protestan tepatnya Kristiani Jawa yang taat dan berpendirian teguh dalam kebenaran yang saya tekuni. Saya bergumul hebat dengan agama yang saya anut. Di samping banyak orang mengingini saya untuk segera menikah dan bersuamikan suami yang nyata yang bukan dalam khayalan. Sehingga saya dibilang orang masih Kristen Protestan, walaupun saat ini saya sudah jarang ke Gereja dan jarang menghadiri persekutuan. Bahkan ada yang menganggap saya masih Muslim Islami walaupun tidak pernah ke masjid. Walaupun sebenarnya saya dengar suara adzan mereka dan apa yang dikatakan dalam kotbah takmir mereka di masjid, karena saya bukan orang tuli jadi saya dengar mereka lewat pengeras suara masjid dan hal itu mengusik ketenangan saya sehingga saya membawa mereka dalam doa dan berdoa dalam hati untuk mereka, karena saya pikir mereka masih mencari Allah dan mereka mencari hidup serta wajah dan suara Allah.

Demikianlah saya sebagai seseorang yang berpandangan benar dan dibenarkan Allah dan diyakini kebenarannya oleh anak manusia selama ribuan tahun. Meyakini kebenaran Yesus dan merupakan pendiri berbagai agama dan sekte di dunia selama-lamanya demi mencarikan jalan pengenalan anak manusia kepada saya dan Yesus Sang Khalik semesta.

E. Minat dan Pekerjaan
Saya berminat di dunia yang dimana saya ada. Saya telah membuat ratusan iklan berbagai merek mulai dari yang terkenal hingga yang belum terkenal dan mulai diperkenalkan, puluhan film (movie) saya hasilkan mulai dari film dalam negeri hingga film asing (Barat, India, Korea, Jepang, Thailand dan daratan Cina), puluhan lagu-lagu mulai dari lagu duniawi (lagu cinta) dan lagu rohani serta lagu dangdut dan lagu-lagu khas lainnya semisal lagu anak-anak dan lain-lain. Saya juga merupakan seorang pengkhotbah dan penulis renungan alkitabiah serta seorang pencipta. Renungan dan khotbah saya telah tampil di dua gereja di Malang salah duanya misalnya. Saya juga merupakan penggagas ide terciptanya komputer dan berbagai mesin yang telah mewarnai kehidupan manusia dan merupakan seorang ilmuwan yang menciptakan ilmu kimia terutama penggagas unsur periodik kimia dan penggagas majunya serta ilmu di dunia kedokteran dan biologi. Bersama kawan sejawat saya, saya menjadi penyair sekaligus pengarang dalam serial Siti Nurbaya kala itu dan serial Kahlil Gibran yaitu Sang Nabi. Tidak hanya puluhan lagu dan syair, saya juga merupakan seorang hakim, pendongeng, dan penggagas masakan yang handal. Puluhan pabrik berbagai macam produk dihasilkan, restoran, toko, artis dan penyanyi pun dihasilkan yang dapat menghidupi anak-anak saya. Dalam dunia tekstil nama saya belum dikenal. Walaupun saya adalah penggagas dan orang dibalik semua itu. Saya adalah penggagas mengenai adanya selimut berlapis benang dua jenis, kain batik, tenunan, benang, alat penyelundup jarum yang sedang ngetren sekarang ini dan banyak lagi. Dalam dunia kosmetik saya pun belum dikenal walaupun saya yang melatarbelakangi dan menggagas terciptanya sabun pertama kali yang terbuat dari lemak dan abu dan menggagas berdirinya pabrik-pabrik kosmetik diantaranya PT Rembaka yang merupakan pabrik yang saya usulkan dan saya gagas beserta kosmetik-kosmetik lainnya diantaranya deodorant. Walaupun saya yang mendirikan dan menggagas semua itu namun saya jarang menikmatinya bahkan ada yang belum pernah dikarenakan kondisi yang kurang memungkinkan saat ini. Saya juga merupakan seorang pendiri dan penggagas hotel-hotel terkenal di Malang Raya dan kota-kota besar lainnya serta merupakan pendiri museum, kebun binatang, Taman Bungkul Surabaya, kebun raya, mall-mall, alat transportasi, gayung mandi, desain toilet, pembuat cerita komik semisal Doraemon, penggagas situs-situs ilmu pengetahuan dalam dunia maya saat ini, sempat mengabarkan berita Injil secara tulis kepada saudara seiman di kampus dan sebagainya…
Riwayat pernah melamar kerja sebanyak dua puluh tujuh kali ke perusahaan atau instansi baik kecil maupun menengah swasta maupun negeri (CPNS atau non CPNS) dan pernah diwawancarai kerja sebanyak lima belas kali oleh perusahaan atau instansi yang pernah membutuhkan saya. Saat ini saya lebih senang menekuni pekerjaan seorang diri dibantu kawan sejawat yang memerlukan pemikiran-pemikiran dan pertolongan Tuhan.

Intinya banyak hal yang saya lakukan tapi mana uangnya??? mana hasilnya? Siapa yang akan tahu akan pekerjaan yang saya banyak lakukan ini? Siapa yang mau bersaksi? Siapa yang mau mengakui pekerjaan-pekerjaan yang saya lakukan ini??? Mana anaknya.. Saya sedang cari anak. Saya sedang cari uang juga. Apa yang harus saya katakan pada Allah nanti jika keberadaan saya tidak diketahui anak-anak?

Foto bersama produk terbaruku kala dulu:

a. Kakek dan nenek di acara pernikahan dengan Teh Botol Sosro

produkbaruku-sosrotehbotol21

b. Aku membawa produk terbaruku, Agar-agar Swallow Globe Brand

produkbaruku-swallow21

Walaupun demikian hal ini belumlah nampak di mata orang-orang biasanya karena hal ini saya kerjakan dalam doa dan dunia alam kebatinan. Itulah yang membuat saya gelisah hingga saat ini. Karena tak ada yang tahu saya bekerja tiap-tiap hari di atas ranjang saya memikirkan dunia dan banyak hal dan apa yang saya pikirkan terjadi pula. Yang saya lakukan melalui teknologi telepati yang saya kuasai secara alami sejak lahir yang dianugerahkan Allah kepada saya seorang untuk disampaikan khalayak banyak yaitu anak-anak yang telah saya lahirkan dan saya harapkan mau mengakui dan merendahkan diri seperti saya kelak. Tentang bagaimana keseharian saya, keseharian saya banyak saya habiskan di tempat tidur, di ranjang pribadi saya, dan di situ pula saya habiskan waktu saya untuk berpikir, bergumul, merenung, menghakimi, menulis catatan harian, mengingat peristiwa masa lampau, mengingat anak-anak lain yang telah wafat maupun belum tiba di bumi yang di Sorga serta Yesus Kristus tentunya dan lain banyak hal lainnya. Hampir tiap-tiap hari saya berbaring di ranjang layaknya orang sakit dan butuh pelayanan khusus dari orang-orang terdekat karena saya tak dapat tidur hampir tiap-tiap hari, mengerjakan segala sesuatunya layaknya seorang Allah, sungguh. Kebanggaan bagi saya apabila jerih payah dan keletihan kami ini suatu saat tak sia-sia dan dapat dikenang serta dilihat oleh banyak orang dengan segala kerendahan hati saya.

F. Prestasi Duniawi Lainnya Saya

Saya merupakan seorang yang menyukai musik. Dalam hal berpiano saya mampu walaupun sedikit saja. Dalam tarik suara saya pernah memperoleh juara paduan suara gereja. Dalam dunia pendidikan saya dapat dibilang lumayan sukses walaupun hanya hingga peringkat tiga besar sekolah, baik sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama. Saya selalu masuk sekolah unggulan yang membuat saya sulit mendapatkan pekerjaan murah semisal waitress dan SPG dikarenakan latar belakang pendidikan saya walaupun sebenarnya saya kurang mampu untuk pekerjaan itu karena teramat menguras tenaga.

Pekerjaan saya adalah berdoa, bertapa, merenung dan berpikir yang utamanya saya lakukan dengan menyampaikannya melalui telepati membatin sendiri orang-orang yang saya kira mampu untuk mengerjakan pikiran saya itu. Beratnya tugas saya merupakan masalah bagi saya karena kurangnya pelayan dan anak-anak yang dapat menolong saya dan kurangnya perhatian dari alam dunia sekitar yang belum memungkinkan saya memperoleh rejeki itu dan apa yang saya harapkan muncul dan selamat.

Saya juga mengurusi kematian banyak orang yang merupakan beban pikiran saya apabila saya mencelakai orang yang tak sepatutnya dicelakai. Namun bersyukurlah dalam segala hal yang saya lakukan Allah turut bekerja menolong saya. Saya juga memikirkan hari celaka saya dan hari celaka orang-orang yang saya kasihi dan yang hal-hal yang saya takuti yang sebagian saya doakan dan saya catat dalam buku harian saya. Selain itu pula saya juga mengurusi perjodohan, pernikahan orang, reklame jalanan, tata letak jalanan, nama kota-kota baik kota kecil maupun kota besar, nama pedesaan, topografi bumi, nama anak, gagasan desain rumah dan gedung, alur kehidupan seseorang, kelahiran, pencalonan publik figur masyarakat, pendirian sekolah dan tempat pendidikan, mengurusi arwah dan orang-orang yang telah meninggal maupun hidup, mujizat yang diadakan Yesus Kristus, mujizat air bah Nuh, Laut Teberau dan lain sebagainya…. Singkatnya saya banyak berperan dalam pendirian dan penggagasan sesuatu hal karena demikianlah yang seharusnya yang saya buat. Untuk cerita selengkapnya dan mendetail mengenai apa-apa yang telah saya lakukan, Anda dapat menghubungi saya secara langsung maupun tidak langsung. Atau melalui keterangan para saksi maka kesaksian saya ini sungguh dapat dibenarkan.

G. Foto Kala Dewasa

baru4

H. Harapan

1. Keberadaan saya sebagai Anggun Charisma Ratika dapat diterima, dan dikenal oleh khalayak banyak.
2. Harta-harta kembali pada yang Empunya harta yang Sebenarnya.
3. Penderitaan batin dan kepala teringankan dari si Jahat, si Goblok, dan si Miskin atau si Pintar dan si Kaya ataupun si sok Kecil.
4. Bisa cantik dan Bertemu Tuhan Yesus.
5. Pekerjaan bisa diterima dan diakui serta nampak di mata dan telinga.

I. Sumpah Saya

Inilah saya senyata-nytanya.

Hal ini saya tulis dengan sebenar-benarnya, sejujurnya, dan sesungguhnya dihadapan Allah Yang Maha Kuasa. Jika terdapat ketidakbenaran penulisan mohon maaf adanya dan bersedia menerima hukuman yang seadil-adilnya dari Sang Pengampun dan Maha Kuasa.

Amin.

Kesaksian ini sungguh benar dan nyata adanya. Sebagaimana diri saya.

Hormat aku,
Anggun Charisma Ratika